Kunjungan Pelajar SD Al-Azhar ke Rumah Markisa Noerlen

Selain sebagai destinasi wisata kuliner untuk para turis, Rumah Markisa Noerlen Medan juga telah menjadi objek wisata edukasi, baik para mahasiswa maupun pelajar.

Awal pekan pertengahan Desember lalu, kami kembali kedatangan tamu anak-anak sekolah, kali ini adalah pelajar SD Al-Azhar Medan sebanyak 400 siswa dan siswi.

Karena kapasistas yang agak banyak, jadi kunjungan dijadwalkan selama dua hari. Pada hari pertama sebanyak 200 orang, yang dibagi dalam dua sesi.

Setiap sesi diikuti sebanyak 100 siswa dan siswi.

Jadwalnya dari pagi sampai siang.

Pada setiap sesi, anak-anak dibagi dalam beberapa grup. Grup pertama masuk, disusul grup kedua. Kegiatannya mengikuti proses pembuatan sirup markisa, mulai dari pengenalan buah, sampai proses pengolahan menjadi minuman.

Layaknya di sekolah, anak-anak juga dikumpulkan seperti dalam satu kelas untuk mendengarkan penjelasan dari staff Noerlen seputar pengolahan sirup markisa khas Berastagi itu.

Tak cukup sampai di situ, anak-anak juga mengikuti kegiatan membuat souvenir dengan menggunakan biji markisa kering. Biji markisa itu biasanya dibuang, namun di Noerlen “ampas” itu diubah menjadi bahan souvenir.

Kreatifitas anak-anak dipacu pada kegiatan itu. Anak-anak yang pekerjaannya paling bagus diberi hadiah.

Anak-anak sangat senang mengikuti kegiatan itu, barangkali karena kegiatan seperti itu belum pernah mereka ikuti. Memang, mungkin baru hanya Noerlen yang menjadikan proses pembuatan sirup markisa menjadi wisata edukasi.

Kami ingin mengucapkan TERIMAKASIH kepada sekolah Al-Azhar Medan yang sudah mengunjungi Rumah Markisa Noerlen. Juga, buat kepala sekolah dan guru-guru yang ikut membimbing anak-anak pada saat kunjungan ini.

Semoga ilmu yang didapat anak-anak dapat berguna suatu hari nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp WhatsApp us